Pukau Penonton Sejak Pagi, SMAN 1 Kudus Buka Festival Teater Pelajar (FTP) 2026 Lewat Lakon “Jangan Sampai Puncak”

Festival Teater Pelajar (FTP) yang diselenggarakan oleh Djarum Foundation kembali menjadi panggung megah bagi bakat-bakat muda untuk menunjukkan taring mereka di dunia seni peran. Pada babak penyisihan yang berlangsung riuh dan penuh semangat, SMA Negeri 1 Kudus mendapat kehormatan untuk tampil membuka acara di sesi pertama, tepat pukul 08.00 WIB pada tanggal 16 Oktober 2026.

Jauh sebelum pementasan resmi dimulai, Aula SMA Negeri 1 Kudus sebenarnya sudah lebih dulu “hidup” sejak fajar menyingsing. Sejak sebelum pukul 06.00 pagi, tim make-up dan para pemeran sudah memadati ruang rias untuk memoles wajah serta memulai proses transformasi karakter.

Suasana di balik layar tak kalah sibuk dan intens dengan tim artistik dan pencahayaan bahu-membahu memastikan tata panggung serta efek lampu bekerja dengan presisi sempurna. Di belakang tim busana dengan cekatan merapikan setiap detail kostum agar melekat pas pada para pemain. Sedangkan tim produksi sigap bergerak ke sana-kamari mengawal alur teknis acara. Rasa lelah dan ketegangan di pagi subuh itu sengaja disingkirkan, lebur dalam satu tekad demi menyuguhkan pertunjukan yang maksimal.

Begitu lampu panggung menyala, SMA Negeri 1 Kudus membawakan lakon berbobot berjudul “Jangan Sampai Puncak”. Penampilan mereka yang memukau berhasil menyihir perhatian dewan juri dan seluruh penonton di dalam gedung, membuat suasana menjadi hening dan fokus menyimak setiap jengkal cerita dari awal hingga akhir.

Naskah ini mengisahkan kehidupan warga Desa Danirmala yang memegang teguh kepercayaan terhadap sosok yang mereka sucikan, yaitu Jangkrong. Dalam tradisi adat setempat, terdapat pantangan keras bagi siapa pun untuk melangkah ke Bukit Danirmala, sebuah tempat yang dianggap keramat dan dipercaya sebagai kediaman sang makhluk suci.

Nuansa mistis, intens, dan mendebarkan langsung menyelimuti area panggung sejak menit-menit pertama. Meski beban panggung begitu terasa di pundak mereka, para aktor dan aktris muda SMA Negeri 1 Kudus tetap tampil dengan tingkat profesionalisme yang luar biasa.

Setiap dialog diucapkan dengan lugas, dan setiap mimik wajah tersampaikan dengan penuh penghayatan. Seluruh perjuangan, keringat, dan dedikasi selama lebih dari dua bulan latihan intensif akhirnya terbayar tuntas lewat karakter yang begitu hidup dan pertunjukan yang benar-benar berkesan.

(Ey, Na J&D)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *