Outing Class SMA 1 Kudus yang ditunggu-tunggu akhirnya terlaksana pada Selasa s.d. Rabu (13 s.d. 14 Mei) 2026. Antusiasme yang tinggi terlihat pada setiap mata siswa yang mengikuti, terutama siswa kelas X dan XI yang menjadi peserta dalam kegiatan tersebut.


Destinasi pertama yang dikunjungi adalah Keraton Yogyakarta. Di sana, siswa dapat mengenal lebih dekat sejarah, budaya, dan tradisi Kesultanan Yogyakarta. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan ke pusat oleh-oleh khas Jogja sebelum para peserta menikmati pertunjukan Sendratari Ramayana yang memukau di kawasan Purawisata. Penampilan yang dipadukan dengan seni tari dan cerita budaya tersebut sukses membuat siswa terinspirasi. Malam harinya, para peserta diberi kesempatan untuk menikmati suasana Malioboro yang ramai dan menarik perhatian.
Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Universitas Gadjah Mada (UGM). Dalam kunjungan tersebut, siswa mendapatkan berbagai motivasi dan gambaran mengenai dunia perkuliahan, sehingga diharapkan dapat menumbuhkan semangat belajar untuk meraih cita-cita di masa depan.
Tidak hanya itu, pengalaman seru juga dirasakan saat mengikuti Lava Tour Merapi. Dengan menggunakan jeep, siswa diajak menyusuri area lereng Merapi sambil melihat secara langsung sisa erupsi gunung tersebut beserta sejarah yang tersembunyi dibalik keseruan itu. Kegiatan ini memberikan pengalaman menegangkan sekaligus edukatif mengenai kebencanaan dan mitigasi alam.
“ Pembelajaran yang inspiratif dan bernuansa edukatif bagi siswa X, XI untuk mengeksplore dan memaknai dunia baru, menggali wawasan yang mendalam tentang pembelajaran di luar yang sarat akan pengalaman yang nantinya kelak bermanfaat.” ucap Sulistyani, M.Pd. selaku Waka Urusan Kesiswaan di SMA Negeri 1 Kudus.
Outing Class SMA 1 Kudus tahun 2026 ini merupakan momen yang berkesan bagi seluruh peserta dan pendamping. Selain memperoleh pengetahuan baru, kegiatan ini juga mempererat rasa kekeluargaan, kerja sama, dan kebersamaan antar siswa maupun guru pendamping. Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan siswa dapat memperoleh pengalaman berharga yang tidak hanya dikenang sebagai perjalanan wisata, tetapi juga sebagai bagian dari proses pembelajaran dan pengembangan diri.
(Ey, Ns J&D)








